Integritas informasi adalah pilar utama platform Tes Gizi. Di tengah maraknya klaim kesehatan palsu (pseudosains), kami menerapkan protokol ketat dalam penyusunan pertanyaan kuis, kunci jawaban, dan materi panduan.
1. Hierarki Sumber Rujukan
Setiap butir soal dan penjelasan di platform ini wajib merujuk pada dokumen otoritatif resmi:
- Regulasi & Panduan Resmi Nasional: Peraturan Menteri Kesehatan RI (misal: Permenkes No. 41/2014, No. 28/2019, No. 30/2013), Pedoman Gizi Seimbang Kemenkes RI, dan Peraturan BPOM RI tentang Label serta Pangan Olahan.
- Organisasi Kesehatan Dunia: World Health Organization (WHO), Food and Agriculture Organization (FAO), dan Codex Alimentarius Commission.
- Basis Data Komposisi Pangan Resmi: Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI) dari Kemenkes RI dan riset publikasi BRIN/KKP.
2. Larangan Klaim Sensasional & Pseudosains
Tes Gizi secara tegas melarang dan tidak pernah memuat:
- Klaim penurunan bobot tubuh instan tanpa proses gizi seimbang bertahap.
- Klaim penyembuhan penyakit kronis (diabetes, kanker, hipertensi) dengan satu jenis bahan makanan tertentu.
- Klaim detoksifikasi tubuh yang bertentangan dengan fisiologi fungsi hepar dan ginjal.
- Pemberian stigma negatif berlebihan terhadap bahan makanan tunggal yang aman dikonsumsi wajar.
3. Independensi dari Sponsor Komersial
Konten Tes Gizi sepenuhnya terbebas dari pengaruh industri makanan, produsen suplemen, atau merek dagang tertentu. Tidak ada merek dagang komersial yang dipromosikan atau diunggulkan di dalam pertanyaan kuis. Seluruh materi disajikan semata-mata demi peningkatan literasi gizi masyarakat Indonesia.
4. Mekanisme Koreksi Terbuka
Ilmu nutrisi terus berkembang seiring lahirnya riset-riset kohort dan uji klinis baru. Kami menyediakan kanal transparan bagi tenaga medis, akademisi gizi, dan masyarakat untuk mengajukan koreksi referensi melalui halaman Kontak & Saran. Setiap masukan yang disertai rujukan peer-reviewed akan ditinjau dan diperbarui secara berkala.